SMK Santa Maria Pontianak

Sejarah dan Perkembangan

Tahun pelajaran 1998/1999, SMK Santa Maria dibuka berdasarkan Surat Persetujuan Pendirian oleh Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan propinsi Kalimantan Barat Nomor : 016/I14/Kep/1998, tertanggal 28 Februari 1998. Pendaftaran siswa tahun pertama pada bulan Juli 1998.

SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Santa Maria lahir sebagai respon atas permintaan masyarakat dan banyak lulusan SLTP. Sebab tidak semua lulusan SLTP menaruh minat ke SMU. Lahirnya SMK Santa Maria merupakan hasil jerit payah Ibu Natalia Hendry, S.Pd. (saat ini Kepala SLTP Santu Petrus) dan Bpk. P. Widjaya Tandra, SH.MM selaku Ketua Yayasan yang meluangkan banyak waktu, tenaga dan pikiran untuk menyusun proposal, studi kelayakan dan melakukan pendekatan/lobi guna mendapatkan izin operasional dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

SMK  Santa Maria berkonsentrasi pada bidang Manajemen dan Bisnis dengan 2 jurusan : Akuntansi dan Penjualan, yang kegiatan belajar mengajarnya pada pagi hari pk. 07.00-12.45, di lokasi Jl. Karel Satsuit Tubun No.3 Pontianak. (Dulu, SMK bidang Manajemen dan Bisnis disebut sebagai SMEA).

SMK pada hakikatnya merupakan sekolah menengah yang sejak dini mempersiapkan siswanya menjadi tenaga kerja tingkat menengah, atau tenaga yang mampu menciptakan lapangan kerja, melalui kegiatan belajar mengajar dalam kelas, melalui praktikum dan Pendidikan Sistem Ganda (dulu namanya magang) di dunia usaha (toko, swalayan, bahkan diperusahaan). Sesungguhnya, tuntutan belajar mengajar di SMK lumayan berat. Baik dari segi tenaga, fasilitas belajar dan praktik serta biayanya. Kurikulum tahun 90-an sangat berbeda dengan yang sebelumnya. Karena itu,  tidak benar, apabila SMK adalah sekolah yang lebih murah dari SMU, lebih ringan beban belajarnya atau lebih santai. Kata santai mungkin keliru. Yang tepat adalah kegiatan belajarnya berciri dinamis, kreatif, dan bervariasi, seperti: kegiatan tatap muka dalam kelas, kegiatan praktik di luar kelas (bukan tidak mungkin di luar sekolah), kegiatan pendidikan sistem ganda yang bersifat wajib (idealnya 6 bulan). Konsekuensinya adalah, pengaturan jadwal, tenaga, tempat, kerjasama dengan dunia usaha dan industri menjadi masalah tersendiri. Namun benar juga apabila dilihat dari segi persepsi anak didik, sebab dengan pola demikian, suasana belajar tidak membosankan.

SMK Santa Maria dalam usia relatif muda masih mencari jati diri. Dengan kata lain SMK Santa Maria masih terus menerus berupaya – “melalui doing by learning”– menemukan suatu style yang pas untuk mengemudikan lembaga pendidikan kejuruan ini sehingga apa yang dicita-citakan seperti digariskan dalam visi-misinya dapat terwujud secara maksimal.

Tahun pertama (1998/1999) Kepala SMK Santa Maria adalah Bpk. Drs. A. Kadir, S.Pd, M.M. Tahun kedua (1999-2000) Kepala SMK Santa Maria adalah Bpk. Drs. Patrice, MM. Tahun kedelapan (2005-2006) Kepala SMK Santa Maria adalah Ibu Dra. Sutina, S.E,MM. Mulai tahun kedua belas, Kepala SMK Santa Maria dipimpin oleh Ibu Liesa Mandasari, S.E.

 

“TETAP BERSEMANGAT”

“SMK BISA !!!”

Dikutip dari : Buku Kenangan SMK Santa Maria Pontianak Tahun Ajaran 2010/2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kalender

November 2018
S S R K J S M
     
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Iklan
%d blogger menyukai ini: